IKS Jogja Weblog

Media Informasi dan Komunikasi Warga Sunggingan

Proposal Bantuan Masjid

Ditulis oleh Made Sumiarta di/pada Juli 6, 2009

Ditulis dalam 1 | Leave a Comment »

Warga Baru IKS

Ditulis oleh Made Sumiarta di/pada Juli 6, 2009

bayi IKS Jogja kembali kehadiran pendatang baru, putra dari Pak Yana “dibaca Yono” (Ketua II IKS Jogja) dan Ibu Tuti Ariati warga sunggingan yang sekarang berdomisili di Kulonprogo. Danish Ardyana Setia Budi merupakan Putra ke dua yang lahir pada tanggal 21 Mei 2009, dengan berat 4,3kg, Panjang 51 cm, di RSUD Kulon Progo melalui operasi caesar.

Menurut Pak Yono, Danish diambil dari bahasa arab yang berarti Bijak, Ardyana merupakan gabungan nama dari Tuti Arianti dan Yana, Setia Budi dapat diartikan baik. kedua orang tua Danish berharap kelak Danish menjadi anak yang bijak juga baik, “Semoga”.

Selanjutnya kami atas nama warga IKS mengucapkan selamat atas kelahiran Putra Kedua dari Bapak Yono, semoga menjadi anak yang Bijak dan baik seperti harapan orang tua.

Ditulis dalam 1 | Leave a Comment »

Budidaya Lele

Ditulis oleh Made Sumiarta di/pada Juni 5, 2009

Ikatan keluarga Sunggingan dalam rangka meningkatkan dana kas yang akan digunakan untuk kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat Sunggingan pada umumnya, berencana mengembangkan budidaya Lele. adapun rancangan biaya awal dan perhitungan hasil panen telah dibuat, namun karena keterbatasan dana, maka sampai saat ini rencana tersebut belum dapat dilaksanakan, mungkin rekan-rekan pembaca ada ide?

Berikut Perhitungan kebutuhan dana awal dan hasil panen :

Simulasi Biaya dan Pendapatan
Budidaya Lele
Ikatan Keluarga Sunggingan
Modal Awal
No Deskripsi Satuan Harga satuan Jumlah
1 Kotoran Ayam/Puyuh (10Kg) 1 25.000 Rp. 25.000
2 Bibit Lele (Ukuran Besar) 3.000 185 Rp. 555.000
3 Pakan Pelet Ber-merk (Karung@30Kg) 6 200.000 Rp. 1.200.000
Rp. 1.780.000
Hasil Panen
No Deskripsi Satuan Harga Per Kg Jumlah
1 Jual, 1Kg=11 Ekor, Per Kg = 10.000, Angka Kematian 10% = 3.000 – 300 = 2.700 Ekor. 2.700 : 11= 245Kg 245 10000 Rp. 2.450.000
Selisih (Keuntungan) Rp. 670.000
Biaya Variabel
Biaya Sewa Kolam Rp. 50.000
Biaya Tetap
Biaya Tenaga Kerja Rp. 500.000
Biaya Lain-lain Rp. 100.000
Biaya Tetap Rp. 600.000
Total Biaya (Tetap+Variabel) Rp. 650.000
Keuntungan Rp. 20.000
Analisa : Jika budidaya Lele hanya 1 Bak saja, maka investasi ini tidak menguntungkan, karena adanya biaya tetap yang harus dikeluarkan walaupun investasi kita hanya 1Bak dan tidak berubah walaupun kita investasi sampai 10 Bak Yaitu Biaya Tenaga Kerja. Namun Jika Budidaya Lele ini dijadikan Bisnis rumahan dan dikelola sendiri, maka investasi ini masih cukup menguntungkan dengan penghasilan Rp. 570.000 Per 45 Hari.
Simulasi 5 Bak
No Deskripsi Jumlah
1 Investasi Per Bak Rp. 8.900.000
2 Hasil Penjualan Rp.12.250.000
Selisih Rp. 3.350.000
Biaya Variabel 50.000 x 5 Rp. 250.000
Biaya Tetap Rp. 600.000
Jumlah Biaya Rp. 850.000
Keuntungan Bersih Rp. 2.500.000
Simulasi 10 Bak
No Deskripsi Jumlah
1 Investasi Per Bak Rp.17.800.000
2 Hasil Penjualan Rp. 24.500.000
Selisih Rp. 6.700.000
Biaya Variabel 50.000 x 10 Rp. 500.000
Biaya Tetap Rp. 600.000
Jumlah Biaya Rp. 1.100.000
Keuntungan Bersih Rp. 5.600.000

Ditulis dalam 1 | Leave a Comment »

Pemikiran tentang IKS

Ditulis oleh Made Sumiarta di/pada Januari 15, 2009

Rekan-rekan IKS pada khususnya dan warga sunggingan pada umumnya baik yang ada diluar sunggingan maupun yang ada disunggingan. Bahwasanya telah terbentuk sebuah kelompok masyarakat atau Ikatan yang kemudian diberi nama Ikatan Keluarga Sunggingan. Untuk pertamakalinya IKS dibentuk oleh warga sunggingan yang ada di Jakarta, dan telah melakukan berbagai kegiatan baik di Jakarta maupun Sunggingan, kemudian pada kisaran tahun 2008 dibentuklah IKS Yogyakarta.

Khususnya IKS Yogyakarta telah melakukan beberapa kegiatan kecil seperti Arisan dan simpan pinjam, serta beberapa tujuan sosial juga sudah dilaksanakan seperti memberi bantuan kepada rekan-rekan yang mengalami musibah (kecelakaan dan sakit). untuk kegiatan-kegiatan sosial ini diambilkan dana dari iuaran keanggotaan bulanan, bagaimana pelaksanaan dan siapa saja yang berhak menerima secara lisan memang sudah ditetapkan walaupun memang belum jelas aturanya. untuk menjadikan Ikatan/perkumpulan ini menjadi lebih optimal tentu perlu dibuat sebuah rumusan yang lebih bisa menjadi pedoman yang jelas.

Saya sampaikan sebuah gambaran yang mudah-mudahan dapat memberikan gambaran tujuan atau manfaat adanya sebuah ikatan. Pada tanggal 12 Januari 2009, ada sebuah kecelakaan yang kebetulan warga sunggingan yaitu Bandi, Putra dari Bapak Supadi dan Ibu Yati di daerah monjali, kecelakaan ini terjadi antara Bandi yang mengendarai motor dan seorang ibu yang mengendarai Mobil Xenia baru, akibat kecelakaan ini mobil si Ibu yang baru saja beli, bamper depannya hancur, tanduknya pecah, dan beberapa aksesories depan patah. melalui beberapa proses pembicaraan, singkat cerita Bandi mengaku salah, sehingga bersedia untuk ganti rugi, setelah mobil dibawa kebengkel resmi, diketahui bahwa perbaikan menghabiskan dana Rp. 2.286.000 dan harus ditanggung oleh pihak Bandi, namun dari pembicaraan saya dengan si korban, terlihat sekali sikorban sanggat baik, dana sebesar itu boleh dicicil setiap bulan sesuai kemampuan, dan setelah mencapai separo beliau akan mempertimbangkan lagi. Dari kejadian ini kita dapat menyimpulkan bahwa musibah dapat menimpa siapa saja, dan itu sebuah ujian yang harus kita jalani dengan iklas, namun kita juga tahu bahwa dana 2jt itu sangat besar bagi seorang kuli bangunan, sebagai makhluk sosial, sebagai saudara apa yang bisa kita lakukan?, saya berandai-andai, seandainya IKS Yogya anggotanya ada 50 orang dan masing-masing anggota membantu Rp.20.000 (dua puluh ribu), tentunya 20 ribu ini bukanlah angka yang besar to, tapi kalau 20 ribu dikali 50 orang, kan jadi Rp. 1.000.000, (satu juta) kan sudah sangat lumayan untuk meringankan beban bagi orang yang lagi kena musibah, ya gak?

Selama ini banyak diantara saudara-saudara kita yang masih ragu atau bahkan bingung, Apa sih manfaat adanya IKS Selain arisan dan simpan pinjam? atau selain ngurusi masjid?. tidak semua anggota IKS ikut arisan 10 ribuan, karena arisan yang 10ribuan kalau dapat, maka akan menjadi tempat arisan pada bulan berikutnya, maka ada yang ngakali dengan cara tidak ikut arisan 10ribuan, tapi ikut arisan yang 50ribuan dengan berbagai alasan, gak punya tempatlah, gak ada waktulah, gak mau repotlah, dan lain-lain. hal ini terjadi karena kita sebagai pengurus belum bisa memberikan gambaran dan kesadaran yang jelas tentang manfaat dari IKS. untuk itu mari kita bahas bersama, kita tanyakan pada masing-masing orang, manfaat apa sih yang di inginkan dari IKS ini?. sebagai bahan diskusi mari kita diskusikan beberapa hal dibawah ini.

1. Kepada siapa saja dana sosial itu diberikan? kepada anggota? keluarga anggota? untuk keluarga anggota, sampai batas keluarga yang mana, misalnya :

· Keatas sampai dengan Orang Tua kandung, mertua kandung

· Ke samping sampai dengan saudara kandung suami istri

· Kebawah sampai anak kandung suami istri

· Ketentuan Peristiwa seperti apa saja yang akan diberikan, misalnya : Kecelakaan, sakit mondok dirumah sakit, kelahiran, kematian, dll.

2. Seperti kesepakatan awal pembentukan, Iuaran wajib anggota adalah Rp. 10.000 (sepuluh ribu), atau disebut sebagai Iuran keanggotaan. Yang namanya Iuran keanggotaan sudah pasti wajib selama seseorang masih menjadi anggota, baik mereka datang saat pertemuan maupaun tidak datang. Karena dari sinilah dana sosial itu diambil (seperti point no.1), dan kegiatan-kegiatan lainnya, untuk itulah setiap anggota memiliki hak yang sama. Apakah pelaksanaan selama ini sudah seperti itu?

3. Aturan simpan pinjam perlu dibuat standar yang jelas

· Yang boleh meminjam adalah anggota aktif, yang rutin datang kalau tidak datang ijin, tidak datangnya pas mau pinjam saja.

· Peminjam juga dibuatkan buku tabel pembayaran atau Buku Cicilan.

· Yang menyimpan mendapat buku tabungan yang tertera jumlah simpanan akhirnya (simpanan + Bunga diberikan setiap bulan).

· Aturan pengambilan Tabungan minimal disampaikan 1 bulan sebelum penarikan.

4. Rangkaian acara pertemuan rutin/arisan

· Dibuat susunan acara (Pembukaan, pembacaan kitab suci bergiliran setiap pertemuan, Belajar bersama tentang sesuatu pembicaranya bergiliran), dengan acara-acara ini akan terjadi pembentukan habbit (kebiasaan), transformasi pengetahuan, dll.

Sampai saat ini kita didalam IKS masih terkotak-kotak, masih sama seperti sebelum ada IKS, misalnya ada anggota IKS yang sakit, yang menjenguk orang-orang tertentu saja, yang masih ada hubungan saudara, atau mungkin karena bayar hutang, karena dulu waktu sakit pernah dijenguk. Demikian juga jika ada anggota IKS KELAHIRAN, yang menjenguk juga hanya orang-orang tertentu saja, mungkin karena saudara dekat, karena bayar hutang. IKS saat ini belum mampu menyatukan seluruh anggotanya dalam satu wadah keluarga. Ini adalah PR kita semua. munkin kita perlu membuat Seksi SUKA-DUKA atau KELOMPOK SUKA-DUKA seperti yang ada dikampung-kampung, untuk saling bantu-membantu dalam suka maupun duka. mungkin dengan demikian hidup ini akan menjadi jauh lebih ringan dan bermakna

BILA KITA MELAKUKAN HAL-HAL BIASA DI MASA LALU, MAKA KITA MENJADI ORANG BIASA HARI INI, MAKA LAKUKANLAH HAL-HAL LUAR BIASA HARI INI DAN KITA AKAN MENJADI LUAR BIASA DI MASA DATANG”

“ORGANISASI YANG BESAR DIBANGUN DARI KOMITMEN YANG BESAR DARI SELURUH ANGGOTANYA”

rekan-rekan sekalian, Mari kita tentukan bersama apa yang kita inginkan dari IKS, dan mari kita wujudkan bersama keinginan tersebut.

Salam,

| Made Sumiarta | Romy Rochmadi |

Sie Usaha dan Kesejahteraan Anggota.

Ditulis dalam 1 | Leave a Comment »

Arisan Desember 2008

Ditulis oleh Made Sumiarta di/pada Januari 15, 2009

sany2106

Arisan dirumah Lilik dan Hendri

Arisan pada bulan Desember 2008 dilaksanakan dirumah Mbak Lilik dan Mas Hendri yang beralamat di Pasekan, Maguwoharjo, Yogyakarta. Acara rutin arisan seperti biasanya adalah, Pembayaran Iuran Anggota, Arisan 10 ribuan, arisan 50 ribuan, dan unit usaha simpan pinjam, dan yang terakhir adalah pengumpulan uang sumbangan untuk pembelian alat kelengkapan masjid. Pada acara kali ini tidak ada agenda tambahan.

Untuk sumbangan Masjid Al-Huda terkumpul dana 250rb dan 1 buah sajadah, rencana semula uang sumbangan ini akan dibelikan sajadah dan rukuh, namun ternyata rukuh dan sajadah telah disumbang oleh orang tua mas Romy Rochmadi atau mertua Slamet Sugianti, maka dana ini akan dialihkan untuk membeli tikar yang akan dibelikan setelah Arisan Januari 2009.

Untuk Arisan bulan Januari 2009 bertempat di rumah Pak Totok dan Bu Kimi di Pogung Lor, Sleman, Yogya pada hari Minggu tanggal 25 Januari 2009. Pada Arisan 25 Januari 2009 yang akan datang ini, ada beberapa hal yang perlu dibahas yang akan kami tulis pada headline yang berbeda.

Ditulis dalam Kegiatan IKS Jogja | Leave a Comment »

Warga Baru

Ditulis oleh Made Sumiarta di/pada Desember 3, 2008

CHI-11LA011-001 Telah Hadir ditengah-tengah kita, Warga baru “Alfattah Lingga Abyakta” Putra dari pasangan Sdr. Romy Rochmadi dan Slamet Sugianti, Cucu dari Bapak Sukarjo, dan Ibu Suminem melalui Operasi Caesar di RS. Hidayatullah Yogyakarta, Pada Hari Sabtu 29 November 2008 Jam 17.30WIB dengan berat badan 2,95Kg. Mas Romy adalah Pengurus IKS Bidang Dana.

Kami Atas nama Pengurus IKS Jogja dan seluruh anggota IKS Jogja, mengucapkan “Selamat Atas Kelahiran Putra Pertama” Mas Romy dan Mbk. Sugi, Semoga menjadi Putra yang Soleh, berbakti Pada Orang Tua, Nusa, Bangsa dan Agama, dan yang pasti menjadi warga IKS yang akan mengharumkan nama IKS.

* (gambar bukan foto sebenarnya)

Ditulis dalam 1 | Leave a Comment »

Arisan Bulan November 2008

Ditulis oleh Made Sumiarta di/pada Desember 3, 2008

Kegiatan Arisan rutin merupakan media atau wadah untuk saling bertukar Kaweruh atau berbagi  informasi mengenai kondisi masing-masing, kabar mengenai saudara-saudara sekampung halaman, perkembangan yang terjadi. Arisan bulan ini diselenggarakan dirumah Mas Bowo Putra dari Pak Sardi dan Ibu Paijem di Sunggingan utara SD. Arisan pokok kali ini yang beruntung adalah Sdr. Lilik Sri Utami, Lilik adalah Putri dari Pak Paijan dan Ibu Sukarti, yang beberapa bulan yang lalu telah melangsungkan resepsi pernikahannya di Sunggingan, Suami Lilik adalah Mas Hendri dari Pekalongan yang saat ini merupakan salah satu pengusaha Tempe kategori usaha menengah keatas, yang memasok beberapa pedagang di beberapa pasar yang ada di Jogja. Sesuai kesepakatan IKS Jogja, bahwa yang mendapatkan arisan akan ketempatan untuk arisan bulan berikutnya, maka arisan bulan berikutnya dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2008 bertempat dirumah Lilik dan Hendri yang beralamat di Pasekan, Maguwoharjo, Sleman, Jogja (dari pasar Stan ke Timur, Jembatan keselatan),

Untuk Arisan bulan Desember kita akan mengumpulkan dana untuk membeli keperluan kelengkapan masjid Al-Huda Sunggingan, berupa Rukoh, Sajadah, dll, besarnya dana masing-masing anggota ditentukan nilai minimalnya Rp. 10.000,- (Sepuluh Ribu Rupiah) dan maksimalnya tidak dibatasi, selain uang jika ada anggota yang ingin menyumbangkan perlengkapan masjid seperti Rukuh, sajadah, alquran, Pengurus siap menerima dan menyampaikannya pada pengurus masjid. Pengurus juga menerima sumbangan dari luar anggota, untuk itu dapat menghubungi Saudara Wagito (0274-6815989), Yono (081802778386), atau Made (0274-558126, 08156803709).

Ditulis dalam 1 | Leave a Comment »

Kecelakaan Truk

Ditulis oleh Made Sumiarta di/pada Oktober 21, 2008

KR, Selasa Pahing 21 Oktober 2008 (21 Sawal 19410

1 TEWAS DAN 17 OPNAME

TRUK TERGULING DI JURANG

WONOSARI (KR) – Sebuah truk yang ditumpangi 35 orang terguling ke jurang sedalam 5 meter di Pragak, Sunggingan, Umbulrejo, Ponjong, Gunungkidul, senin (20/10) malam akibat rem blong. Akibat kejadian itu, satu orang penumpang, yakni Triyono (45) Tewas seketika, sedangkan 21 orang luka-luka dan 17 orang diantaranya do Opname.

berdasarkan keterangan yang dihimpun KR, truk yang dikemudikan Sardi (26) dengan Nopol AD 1407 ND itu diketahui membawa rombongan sanak keluarga usai bersilahturahmi ke rumah Yitno Suwito (65) di Wonontoro, Karangmojo, Gunungkidul untuk keperluan perkawinan salah seorang anak mereka Saat berangkat ke Wonontoro menjelang magrib, semuanya berjalan lancar sesuai dengan rencana. Namun ketika pulang selepas Isya, sewaktu mendekati Sunggingan yang wilayahnya perbukitan, pada kondisi jalan menurun tajam di Pragak, mendadak rem truk tidak berfungsi. Sardi sopir yang juga warga sunggingan tak dapat menguasai truk, sehingga terguling ke jurang sedalam 5 meter.

“Satu orang penumpang, yakni Triyono, Tewas seketika di TKP”, jelas Kapolres Gunungkidul AKBP Drs. Sudarmanto di TKP, didampingi Kapolsek Ponjong SKP Bambang PY dan Camat Ponjong Drs. Iswandoyo MSi.

Ke-17 Penumpang yang opname tersebut semuanya warga sunggingan, Yakni Rusmanto (38), Ny. TUnem (48), Yanto (35), Pasrah (50), Ny. Darni (40), Kasinem (50), Pawiro (60), Ny. Sagiyem (49), Wasdi (48), Ny. Marni (35), Aditya (18), Tugi (39), Selanjutnya Sukirno (42), Kirno (38), Heri (25), Ginjal (35) dan Ny. Wakinem (45). (Bmp/Sto)-z

*) Dikutip Seperti Aslinya dari Koran “Kedaulatan Rakyat”, Korannya Jogja

Ditulis dalam Seputar Sunggingan | Leave a Comment »

Arisan IKS di Kulonprogo

Ditulis oleh Made Sumiarta di/pada Oktober 15, 2008

Rapat Bulanan Ikatan Keluarga Sunggingan (IKS) pada bulan Oktober dilaksanakan pada hari Minggu 12 Oktober 2008 bertempat di Rumah Bapak Yono di desa Nglumpang-Kulonprogo-Yogyakarta. Rapat kali ini membahas tentang perkembangan masjid Al-Huda, Bapak Yono mengatakan bahwa untuk kelas masjid di desa, masjid Al-huda secara fisik sudah cukup bagus, jadi sebaiknya sekarang kita lebih berkonsentrasi pada pembangunan non fisik. yang dimaksud pembangunan non fisik adalah, bagaimana mendayagunakan masjid, sehingga masjid menjadi pusat kegiatan kerohanian dan pembangunan mental khususnya generasi muda.

Acara selanjutnya adalah pemungutan iuran wajib dan arisan pokok, selain itu ada juga arisan titipan yang pesertanya juga anggota IKS. Yang mendapat Arisan kali ini adalah Mas Bowo dan sesuai dengan kesepakatan bersama, bahwa siapa yang mendapatkan arisan, maka akan ketempatan untuk Rapat bulan berikutnya, sesuai dengan itu, maka Rapat Bulan berikutnya bertempat di Rumah Mas Bowo, di Sunggingan, yang dilaksanakan pada tanggal 29 November 2008 Malam.

Diakhir Acara, kita makan siang bersama, menu kali ini Uenak Banget lho……., ada Ikan, Ayam, dan muacem-muacem menu yang disediakan oleh keluarga Bapak Yono, Terimakasih ya untuk Keluarga Besar Bapak Yono atas tempat yang telah disediakan dan menu makan siang yang mak nyus……..

Ini saat yang ditunggu-tunggu…… setelah selesai semuanya kami pamitan dengan keluarga Pak Yono, perjalanan kami selanjutnya yaitu Waduk Sermo, yang terletak kurang lebih 2Km dari rumah Bapak Yono, dengan mengendarai 1 Mobil Pic-up, 1 Taruna, dan kurang lebih 10 motor, kami konvoi menuju waduk sermo dengan tujuan utama Mancing Bersama. setelah sampai di waduk hanya beberapa orang saja yang turun mancing karena cuacanya yang begitu panas, maka sebagian hanya duduk-duduk menikmati pemandangan sambil bercanda bersama, ya….. itulah indahnya kebersamaan.

Sebagai informasi tambahan, di kulonprogo ada 2 orang kerabat kita tinggal disana, yaitu Bapak Yono yang saat ini di IKS sebagai Ketua 2, dan Bapak Paimin yang juga anggota IKS.

Ditulis dalam Kegiatan IKS Jogja | Leave a Comment »

Data Warga Sunggingan di Surabaya

Ditulis oleh Made Sumiarta di/pada Oktober 8, 2008

Rekan-rekan Warga Sunggingan di Jawa TImur  mohon dapat memberikan data warga Sunggingan di Jawa Timur kepada Admin di email made@prema-anada.com, untuk dipublish di web ini

Ditulis dalam Anggota IKS Jawa Timur | Leave a Comment »